MELAKUKAN PENYEPUTAN NASKAH KUNO DI RUMAH MAMIQ UPIK


Asalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh.
Saya satya wirayudha akan menceritakan perjalanan nyeput kamis 7 November 2019  melakukan perjalanan nyeput yang kedua kalinya ke Dusun Sulin, Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Kabupaten  Lombok Tengah Provinsi NTB.
Perjalanan saya dari rumah bersama temen-temen  untuk pergi menyeput ke rumah Mamiq Upik untuk melaksanakan penyeputan naskah kuno, sesampainya di sana saya dan temen-temen di ceritakan tentang naskah kuno, cara penulisan naskah, alat untuk menulis naskah dan daun lontar untuk menulis dan naskah yang turun temurun dari buyutnya yang berusia kira-kira sekitar 2000 taun. Pas saya sudah diberitahu tentang itu saya lansung di suruh menutup mata dan hati harus tenang dan tidak usah memikirkan apa pun, dan saya di suruh mengambil sehelai naskah kuno atau sehelai daun lontar yang berisi tulisan kawi.


Sesudah saya menyeput  naskah tersebut lalu mamiq upik membacakan hasil nyeput saya yang berisi tentang,tentang menolong raja saangsian, apa pun perkataan mu sama raja keputusan mu juga akan di dengar oleh tuhan yang maha kuasa dan bias membaca pikiran raja dan tau isi hati raja’ raden terune akan membantu raja sangsian ceritanya raja sangsian tidak punya anak karna kedatangan saya, saya di anggap sebagai anaknya dan dia sanggup mencari obatnya  dan itu cerita raja sangsian ke raden terune.
artinya bisa yang di tuntut ini semoga nanti bisa jadi orang besar apa pun perkataanya baik dari yang kecil maupun yang besar di pimpinaan mau di dengar dan bisa di terima karna perkataaa- perkataaan  atau usul-usul semua yang baik-baik.
Setelah di bacakan kesimpulan hasil nyeput saya, kemudian mamiq Upik memanggil temen saya untuk bergantian melakukan penyeputan  setelah beberapa temen saya melakukan penyeputan kami berbincang tentang kisah Mamiq Upik  bisa membaca dan menulis huruf kawi dan sebelum kami pulang kami di suruh mencelupkan jari ke dalam gelas yang berisi kembang dan di usap ke mata agar pas pulang mata kita tidak buram dan tidak melihat hal-hal yang negatif di jalan  dan selamat sampai rumah masing-masing.

   
                                                        









Komentar

  1. ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  2. Uhhb ,,, luar biasa hasil nyeput mu kawan

    BalasHapus
  3. Sangat bermanfaat, berkat artikel ini wawasan saya bertamba. Makasi๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  4. Mantap jack ๐Ÿค˜๐Ÿค˜

    BalasHapus
  5. Tetap share cerita lain, informasi bikin nambah wawasan,makasi

    BalasHapus
  6. Kisah ku bermula saat aku luku SMA

    BalasHapus
  7. Jaga dan lestrikan budaya kawan

    BalasHapus
  8. Ye moik mamiq ite nee,sukses selalu mamiq tiang

    BalasHapus
  9. Tetap lestarikan budaya sasak..

    BalasHapus
  10. Sangat membantu dan menambah wawasan, terimakasih yaa

    BalasHapus
  11. Infonya menarik banget, bisa menambah wawasan banget! Thankyou.

    BalasHapus
  12. Semangat buat penulis, ilmunya sangat bermanfaat buat pembaca.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

perjalanan mencari naskah kuno ke desa kuripan tentang sejarah naskah takapan